Followers

Friday, October 6, 2023

Discussion Forum 4 Kelas BMP

 Topik Diskusi Hari ini:

Bagaimana pendapatmu sistem bisnis yang berlaku saat ini, apakah sudah sesuai dengan etika dan moral yang sesungguhnya?
Berikan pendapat kalian di kolom Comment dibawah ini 


19 comments:

  1. Diah Ramadhanti 1121210056October 6, 2023 at 9:52 AM

    sebagian besar sistem bisnis masih memiliki masalah etika seperti ketidaksetaraan pendapatan, pengrusakan lingkungan, atau praktik bisnis yang tidak transparan. Sementara itu, yang lain mungkin melihat bahwa ada upaya yang meningkat dalam menerapkan etika dan tanggung jawab sosial dalam bisnis.
    Penting untuk diingat bahwa ada berbagai jenis bisnis dan praktik yang berbeda, sehingga tidak semua bisnis tunduk pada masalah etika yang sama. Banyak perusahaan telah mengadopsi praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab, termasuk fokus pada keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
    Namun, evaluasi etika bisnis harus dilakukan secara kontinu dan transparan. Banyak pihak berkomitmen untuk memperbaiki sistem bisnis agar lebih sesuai dengan nilai-nilai moral yang sesungguhnya. tergantung pada sejauh mana perubahan positif dalam sistem bisnis saat ini dan sejauh mana Anda percaya bahwa upaya etika dan moral sudah memadai.

    ReplyDelete
  2. Sistem bisnis saat ini bervariasi di seluruh dunia, dan penilaian terhadap apakah sesuai dengan etika dan moral yang sesungguhnya dapat berbeda-beda. Beberapa perusahaan dan individu telah menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan, bertanggung jawab secara sosial, dan mengutamakan nilai-nilai etika. Namun, ada juga kasus di mana bisnis mungkin terlibat dalam praktik yang dianggap tidak etis, seperti pelanggaran lingkungan, eksploitasi pekerja, atau penyalahgunaan kekuasaan.

    ReplyDelete
  3. Syafira Ahyani (1121210043)October 6, 2023 at 10:51 AM

    menurut saya, sistem bisnis pada saat ini belum cukup sesuai dengan etika dan moral, dimana masih adanya masalah korupsi yang sering terjadi tidak hanya di suatu perusahaan saja namun terjadi dalam pemerintahan, adanya isu-isu lingkungan yang terus di kritik terkait dampak negatif yang dihasilkan dari suatu industri seperti pertambangan dan perkebunan, masih adanya ketidakadilan sosial yang terjadi dalam perusahaan seperti seorang karyawan tidak mendapatkan gaji sesuai dengan kinerja yang dikeluarkannya, lalu yang terakhir masih adanya ketidaksetaraan gender pada suatu usaha yang dimana mindset yang tertanam "laki-laki lebih hebat daripada wanita". Namun, banyak perusahaan yang berusaha untuk meningkatkan etika dan moral bisnis.

    ReplyDelete
  4. Ummi Nabila (1121210054)October 6, 2023 at 11:24 PM

    Menurut saya, terdapat sedikit dari banyak perusahaan di Indonesia yang belum memiliki etika dan moral yang dapat diterima dan diilhami oleh masyarakat di Indonesia. Secara garis besar perusahan yang menjalankan sistem bisnis di indonesia perlu menerapkan norma etika agar keberadaannya tidak menimbulkan polemik dalam masyarakat, apalagi sampai mengakibatkan kerugian pada individu masyarakat. Seperti contoh mengenai perusahaan ekspedisi barang yang melanggar hak konsumen yaitu saat kita menerima paket barang yang kita terima sudah rusak atau pecah. Bisa dilihat SOP yang dihasilkan oleh kurir tersebut kurang memiliki etika dan moral. Berdasarkan landasan yuridis pada pasal 4 angka 8 UU No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen terdapat hak masyarakat untuk mendapatkan kompensasi atas kerugian yang dihasilkan dari aktivitas ekspedisi tersebut. Seringkali masyarakat luas dikeluhkan terhadap pelayanan pengiriman ekspedisi yang kurang memuaskan, yang berakibat rusaknya barang milik konsumen. Dari kasus tersebut jelas perusahaan yang bergerak dalam industri ekonomi indonesia belum sepenuhnya menjalankan etika moral sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku. Dapat ditarik kesimpulan bahwa di Indonesia belum memiliki etika dan moral yang sesuai dengan kebudayaan atau kebiasaan di Indonesia begitu pun juga masih banyak pelanggaran yang terjadi terhadap hukum positif di indonesia. Dari sini juga perlu adanya tindakan tegas dari pemerintah mengenai implementasi sistem bisnis yang sejalan dengan ideologi negara, konstitusi, maupun UU yg berlaku.

    ReplyDelete
  5. Aldi Zakirulloh (1121210184)October 7, 2023 at 1:10 PM

    Sistem bisnis saat ini untuk sesuai atau tidaknya dengan etika dan moral adalah tergantung bagaimana individu atau perusahaannya itu sendiri. Pandangan tentang etika dan moral dapat bervariasi dari individu ke individu, dan tergantung pada nilai-nilai, norma sosial, dan pandangannya masing-masing.

    Perusahaan yang telah menerapkan sistem bisnis yang sesuai dengan etika dan moral yaitu, dengan mematuhi peraturan dan undang-undang yang berlaku, menggunakan bahan baku yang berkelanjutan dan memperlakukan pelanggan dengan adil serta memberikan informasi yang jujur tentang produk atau layanan mereka. Namun, terdapat juga perusahaan yang tidak menjalankan sistem bisnis tidak sesuai dengan etika dan moral yaitu, adanya pencemaran air dan udara, melibatkan produk palsu dan kondisi kerja yang buruk.

    ReplyDelete
  6. Dewa ndaru santoso putra
    1121210191


    Menurut saya Sistem bisnis saat ini tidak memiliki konsensus universal terkait etika dan moral. Isu etika mencakup lingkungan, hak pekerja, penggunaan teknologi, CSR, dan keuangan. Penilaian etika bervariasi, dan beberapa perusahaan berusaha memperbaiki dengan kode etik dan CSR. Perubahan menuju bisnis yang lebih etis didorong oleh tekanan publik, regulasi, dan kesadaran akan keberlanjutan. Keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat penting dalam mengarahkan sistem bisnis menuju nilai etika yang lebih baik.

    ReplyDelete
  7. Farhan Maulana_1121210175October 9, 2023 at 1:17 PM

    Menurut pendapat saya sistem bisnis yang berlaku saat ini sesuai dengan etika dan moral sebenarnya bervariasi dan tergantung pada sudut pandang masing-masing individu. Beberapa orang mungkin merasa bahwa sistem bisnis saat ini masih memiliki banyak aspek yang kurang etis, seperti ketidaksetaraan ekonomi, eksploitasi tenaga kerja, atau dampak negatif terhadap lingkungan. Sistem bisnis dapat beragam, dan beberapa industri mungkin memiliki tantangan etika yang lebih besar daripada yang lain.

    ReplyDelete
  8. Menurut Pendapat saya tergantung pada perspektif masing-masing yang memiliki keterikatan pada sistem bisnis yang berlaku pada masa kini. Akan tetapi dari perspektif saya sendiri yang dapat saya lihat bahwa sistem bisnis saat ini memiliki kekurangan dalam hal etika dan moral, terutama terkait isu-isu seperti ketimpangan ekonomi, pengelolaan sumber daya alam, dan perlakuan terhadap tenaga kerja. Namun, ada juga upaya untuk memperbaiki dan mengubah sistem ini agar lebih memperhatikan nilai-nilai etika dan moral tersebut.

    ReplyDelete
  9. jenthera muhammad fadhil-1121210117October 9, 2023 at 7:23 PM

    menurut pendapat saya, Sistem bisnis yang berlaku saat ini masih menjadi perdebatan di kalangan masyarakat mengenai apakah sudah sesuai dengan etika dan moral yang sesungguhnya. Etika bisnis adalah studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar atau salah atau tata cara dalam menjalankan bisnis. Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, dan juga masyarakat. Etika bisnis dapat membentuk nilai, norma, dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, dan masyarakat. Beberapa prinsip etika dalam berbisnis yang dapat diterapkan antara lain prinsip kejujuran, prinsip otonomi, prinsip saling menguntungkan, prinsip keadilan, dan prinsip integritas moral
    Namun, dalam kenyataannya, masih banyak pelaku bisnis yang tidak mematuhi prinsip-prinsip etika bisnis tersebut. Beberapa perilaku bisnis yang tidak beretika dapat merugikan orang lain dalam mengambil keuntungan. Perilaku bisnis yang tidak beretika ini secara eksternal akan menjatuhkan kredibilitas perusahaan dan dalam jangka panjang akan berakibat lanjut pada kekhawatiran rekanan bisnis terhadap kemungkinan akan terseret dalam kasus hukum atau dirugikan secara ekonomi dan secara internal, akan terjadi hilangnya rasa hormat (respect) dari karyawan terhadap atasan (eksekutif). Oleh karena itu, etika bisnis yang baik dapat menjadi standar bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan, dan sikap yang profesional

    ReplyDelete
  10. Menurut saya sistem bisnis yang berlaku saat ini sangat bervariasi di berbagai negara dan industri. Beberapa perusahaan dan individu mungkin telah mengadopsi praktik bisnis yang sesuai dengan etika dan moral yang sesungguhnya, sementara yang lain mungkin masih terlibat dalam praktik yang kontroversial atau bahkan melanggar etika. Penting untuk diingat bahwa etika dan moral adalah hal yang relatif dan dapat berbeda antara individu, budaya, dan negara. Apa yang dianggap sebagai praktik bisnis yang etis dan moral di satu tempat, mungkin tidak dianggap demikian di tempat lain. Namun, ada upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya etika bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan. Banyak organisasi dan pemerintah telah mengeluarkan pedoman dan regulasi untuk mempromosikan praktik bisnis yang lebih etis dan bertanggung jawab secara sosial. Selain itu, konsumen juga semakin sadar akan dampak sosial dan lingkungan dari pembelian mereka, dan mereka cenderung mendukung perusahaan yang mempraktikkan nilai-nilai etika. Meskipun demikian, masih banyak tantangan dalam mencapai sistem bisnis yang sepenuhnya sesuai dengan etika dan moral yang sesungguhnya. Beberapa perusahaan mungkin terus mengutamakan keuntungan finansial daripada nilai-nilai etika, dan regulasi yang lebih ketat mungkin diperlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap praktik bisnis yang etis. Dalam kesimpulannya, sistem bisnis yang berlaku saat ini tidak dapat secara universal dianggap sesuai dengan etika dan moral yang sesungguhnya. Namun, terdapat upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong praktik bisnis yang lebih etis dan bertanggung jawab secara sosial.

    ReplyDelete
  11. Sistem bisnis kini dikritik karena terfokus pada keuntungan dan mengabaikan dampaknya pada lingkungan dan masyarakat. Beberapa perusahaan hanya berorientasi pada profit tanpa memperhatikan etika dan moral, yang bisa menyebabkan kerusakan lingkungan, pelanggaran hak asasi manusia, serta ketidakadilan sosial dan ekonomi. Namun, beberapa perusahaan juga mulai memperhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan menerapkan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab, sehingga sistem bisnis haruslah seimbang antara tujuan ekonomi dan tanggung jawab sosial serta lingkungan untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi semua pihak yang terlibat.

    ReplyDelete
  12. Dhika Fauztina 1121210074October 12, 2023 at 5:57 PM

    menurut saya, kesesuaian sistem bisnis saat ini dengan etika dan moral sangat bervariasi tergantung pada sektor industri dan praktik individu, dan seringkali memicu perdebatan etika dan tergantung pada perspektif masing-masing yang memiliki keterikatan pada sistem bisnis yang berlaku pada masa kini.

    ReplyDelete
  13. Sistem bisnis yang berlaku saat ini bergantung pada sistem ekonomi dan kondisi setiap negara. Pada umumnya hampir setiap negara mengadopsi sistem ekonomi campuran, sistem tersebut akan mencegah terjadinya penguasaan sumber daya oleh beberapa kelompok tertentu. Menurut saya sistem campuran dapat mendorong sistem bisnis menjadi lebih sehat dan baik. Kondisi negara juga dapat membantu dalam membentuk sistem bisnis yang ada pada suatu negara. Negara maju memiliki kualitas hidup yang tinggi membutuhkan negara berkembang untuk menjaga kualitas hidup mereka. Seperti bisnis di negara maju yang secara umum terlihat baik namun menyerahkan sisi jeleknya di negara berkembang, negara kaya yang memanfaatkan kemurahan dan kemudahan yang ada di negara miskin agar mendapatkan keuntungan yang lebih.

    ReplyDelete
  14. Sistem bisnis saat ini menciptakan pandangan yang beragam mengenai etika dan moral. Sebagian mengkritik orientasi utama pada keuntungan finansial, menyoroti praktik-praktik seperti eksploitasi pekerja dan dampak lingkungan yang merugikan. Di sisi lain, beberapa perusahaan berusaha meningkatkan tanggung jawab sosial dan lingkungan mereka.

    Penilaian etika bisnis bersifat subjektif, dan tergantung pada perspektif individu atau kelompok. Meskipun beberapa organisasi berkomitmen untuk memperbaiki praktik bisnis mereka agar lebih sesuai dengan nilai-nilai etika dan moral yang lebih luas, masih terdapat tantangan dan perbedaan pandangan di dalam masyarakat.

    Melalui partisipasi dalam dialog dan mendukung perubahan positif, individu dan kelompok dapat memainkan peran penting dalam membentuk sistem bisnis yang lebih etis dan sesuai dengan nilai-nilai moral yang diinginkan. Dengan demikian, kolaborasi dan advokasi aktif diperlukan untuk mendorong perubahan positif dalam tata kelola bisnis secara menyeluruh.

    ReplyDelete
  15. Diva Ananda 1121210077



    Sistem bisnis saat ini sangat bervariasi, dan pandangan terhadap apakah sudah sesuai dengan etika dan moral yang sesungguhnya dapat berbeda-beda. Banyak perusahaan telah berusaha untuk meningkatkan praktik bisnis mereka dalam hal etika dan moral dengan berfokus pada tanggung jawab sosial, keberlanjutan, dan transparansi.
    Namun, masih ada permasalahan serius, seperti ketidaksetaraan ekonomi, eksploitasi tenaga kerja, dampak lingkungan, dan kebijakan perusahaan yang tidak selalu sesuai dengan nilai etika dan moral. Beberapa pihak mungkin berpendapat bahwa sistem bisnis saat ini masih memiliki banyak tantangan dalam mencapai etika dan moral yang sesungguhnya.
    Selain itu, pandangan tentang etika dan moral dapat bervariasi berdasarkan nilai dan keyakinan individu. Beberapa masyarakat dan kelompok mungkin merasa sistem bisnis saat ini kurang etis sementara yang lain mungkin menganggapnya cukup sesuai. Terus ada perdebatan dan tekanan untuk memperbaiki sistem bisnis agar lebih sesuai dengan etika dan moral yang lebih luas dan berkelanjutan.

    ReplyDelete
  16. Amanda Rahmadesyanti G_1121210097October 12, 2023 at 11:06 PM

    Menurut saya sesuai atau tidaknya sistem bisnis dengan etika dan moral di era kini tergantung pada individu dan organisasi perusahaan dimana ia berkerja.

    Banyak orang dan perusahaan telah meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya etika dalam bisnis. Namun, ada juga kasus-kasus ketidakpatuhan yang masih terjadi.

    Dan evaluasi etika dan moral dalam bisnis harus dilakukan pada tingkat individu dan organisasi, dan perbaikan terus menerus harus diupayakan untuk mencapai sistem bisnis yang lebih etis secara keseluruhan.

    ReplyDelete
  17. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  18. Vania Anjani (1121210090)October 12, 2023 at 11:55 PM

    Menurut saya, sistem bisnis yang berlaku saat ini tidak selalu sesuai dengan etika dan moral yang sesungguhnya. Meskipun banyak bisnis yang sudah berupaya untuk mematuhi standar etika dan moral, namun masih ada juga kasus di mana bisnis terlibat dalam aktivitas yang menimbulkan masalah etika karena tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dalam etika bisnis. Kesesuaian sistem bisnis dengan etika dan moral merupakan area yang kompleks karena standar etika dan moral dapat berbeda-beda tergantung pada sektor industri, negara, dan budaya masing-masing. Beberapa bisnis dalam sistem bisnisnya sudah sesuai dengan etika dan moral dimana memiliki praktik berkelanjutan, berkontribusi pada masyarakat, dan mendukung hak-hak pekerja dengan baik, sementara yang lain masih ada yang terlibat dalam sistem bisnis yang tidak sesuai etika dan moral seperti eksploitasi sumber daya alam atau tenaga kerja.
    Untuk memastikan kesesuaian sistem bisnis dengan etika dan moral yang sesungguhnya yaitu dengan mematuhi nilai dan prinsip-prinsip etika bisnis dalam seluruh aspek operasional bisnis. Selain itu, transparansi dan pertanggungjawaban juga merupakan faktor penting dalam memastikan kesesuaian sistem bisnis yang diterapkan dengan etika dan moral. Namun, sistem bisnis di seluruh dunia semakin kesini terlihat bergerak menuju praktik yang sesuai dengan etika dan moral serta berkelanjutan, akan tetapi disamping itu masih banyak yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa kesesuaian sistem bisnis dengan etika dan moral ini diterapkan secara konsisten di seluruh industri dan juga perlu adanya tindakan tegas dari pemerintah mengenai sistem bisnis yang berlaku apabila tidak sesuai dengan etika dan moral serta undang-undang yang berlaku, sebab jika sistem bisnis yang diterapkan tidak sesuai dengan etika dan moral itu masih sering terjadi dapat menyebabkan bisnis yang tidak berkelanjutan, kehilangan reputasi, dan kepercayaan bagi bisnis tersebut.

    ReplyDelete
  19. Sharla Martiza (1121210062)
    Menurut saya, sistem bisnis yang berlaku saat ini ada beberapa perusahaan yang sangat memperhatikan nilai-nilai etika dan moral dalam operasinya tetapi ada juga bisnis yang terlibat dalam praktik yang melanggar etika dan moral.
    Terdapat peraturan dan hukum yang mengatur bisnis, seperti Undang-Undang Persaingan Usaha dan kode etik industri tertentu. Namun, tingkat kepatuhan terhadap aturan ini juga bervariasi; ada yang mematuhi dan melanggar. Masih ada beberapa bisnis yang melakukan pelanggaran etika dan moral yang terjadi di dalam masyarakat, seperti korupsi, penipuan, penghindaran pajak, pencemaran lingkungan, pelanggaran HaKI, dan lain-lain. Praktek bisnis yang tidak didasarkan pada etika Pancasila adalah seperti perilaku tidak etis, tidak adil, tidak bertanggung jawab, tidak jujur, dan tidak bermoral. Hal ini jelas merugikan kedua belah pihak dikarenakan pihak penjual walaupun mendapatkan keuntungan tetapi reputasi dari perusahaannya menjadi buruk atau jelek, begitupun dengan konsumen yang merasa dirugikan karena merasa ditipu.
    Bisnis yang sesuai dengan etika dan moral adalah perusahaan yang tidak hanya mementingkan keuntungan finansial tetapi juga memprioritaskan kebaikan sosial dan lingkungan. Contohnya adalah perusahaan yang menghasilkan produk ramah lingkungan, menggunakan bahan-bahan daur ulang, dan berusaha mengurangi jejak karbon. Memperlakukan setiap individu dengan adil dan setara, tanpa memandang ras, jenis kelamin, agama, orientasi seksual, atau karakteristik pribadi lainnya serta membayar upah yang adil kepada pekerja mereka dan memberikan manfaat karyawan yang baik, termasuk program pelatihan dan pengembangan.
    Oleh karena itu, penting untuk mengedukasi, mengawasi, dan memastikan adanya regulasi yang kuat untuk mencegah dan mengatasi praktek-praktek yang melanggar etika dan moral. Kesadaran akan etika bisnis dan nilai-nilai moral yang kuat dalam budaya bisnis sangat penting untuk menciptakan lingkungan bisnis yang lebih baik.
    #reupload

    ReplyDelete