Discussion Forum 3 Kelas EMP
Topik Diskusi Hari ini
Bagaimana pendapatmu tentang etika/moral di lingkungan bisnis internasional dimana bisnis dilakukan dengan cara-cara tidak adil, tidak jujur dan diskriminasi
Berikan pendapatmu di kolom comment dibawah ini
Claradhika Putri 1121210014
ReplyDeleteEtika di lingkungan bisnis internasional sangat penting. Bisnis yang dilakukan dengan cara tidak adil, tidak jujur, atau diskriminatif dapat merusak reputasi perusahaan dan merugikan banyak pihak. Selain itu, tindakan seperti itu juga dapat melanggar hukum di berbagai negara.
Sebaiknya, perusahaan harus berkomitmen untuk mematuhi standar etika yang tinggi dalam semua aspek bisnis mereka, termasuk memperlakukan karyawan, pelanggan, dan mitra bisnis dengan adil dan jujur. Ini tidak hanya merupakan tanggung jawab moral, tetapi juga dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih berkelanjutan dan produktif dalam jangka panjang.
Farah fahirah 1121210132
ReplyDeleteEtika dan moral sangat penting dalam lingkungan bisnis internasional. Bisnis yang tidak adil, tidak jujur, atau diskriminatif dapat merugikan banyak pihak, termasuk konsumen, pekerja, dan komunitas yang terlibat. Tindakan seperti ini dapat merusak reputasi perusahaan, menghadapi sanksi hukum, dan berdampak negatif pada hubungan internasional.
Dalam pandangan saya, praktik bisnis yang adil, jujur, dan non-diskriminatif adalah kunci untuk menciptakan lingkungan bisnis internasional yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua pihak terlibat.
Menurut saya etika/moral di lingkungan bisnis internasional sangat penting untuk menjaga keadilan, integritas, dan kesetaraan. Bisnis yang melakukan praktik tidak adil, tidak jujur, atau diskriminatif dapat merusak reputasi perusahaan dan menciptakan masalah hukum serta sosial. Prinsip-prinsip seperti keadilan, transparansi, tanggung jawab sosial, dan menghormati hak asasi manusia harus dijunjung tinggi dalam bisnis internasional. Negara-negara dan organisasi internasional telah mengembangkan kerangka kerja dan pedoman etika bisnis yang harus diikuti oleh perusahaan untuk mencegah perilaku yang tidak etis. Hal ini penting untuk mempromosikan perdagangan yang adil dan berkelanjutan serta untuk memastikan bahwa bisnis berkontribusi positif terhadap masyarakat global.
ReplyDeleteEtika dan moral dalam bisnis internasional sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan. Bisnis yang dilakukan dengan cara tidak adil, tidak jujur, dan diskriminatif dapat memiliki dampak negatif yang luas, termasuk merusak reputasi perusahaan, menciptakan ketidakstabilan ekonomi, dan mengancam hak asasi manusia.
ReplyDeleteMentari Iffa Nurani
ReplyDelete1121210086
Menurut saya Menghindari konflik dengan karyawan akibat perbedaan budaya, Mengurangi kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh pihak perusahaan asing, Menghindari eksploitasi berlebihan oleh pihak perusahaan, Melindungi norma yang disepakati oleh kedua belah pihak.
Tasya Amelia Putri 1121210170
ReplyDeletePraktik bisnis yang tidak adil, tidak jujur, dan diskriminatif dalam konteks bisnis internasional adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Hal ini merusak integritas bisnis, memengaruhi kepercayaan, dan menciptakan dampak negatif yang luas pada masyarakat, ekonomi, dan hubungan antarnegara. Kepatuhan terhadap etika dan moral yang tinggi adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan menciptakan lingkungan bisnis yang adil, transparan, dan inklusif.
Etika dalam bisnis merupakan fondasi yang penting untuk menjalankan kegiatan bisnis dengan baik. Sehingga jika bisnis yang dilakukan dengan cara yang tidak adil, tidak jujur, atau diskriminatif dapat memiliki dampak negatif yang luas, termasuk merusak reputasi perusahaan dan menciptakan ketidakstabilan sosial, Tanpa etika dalam berbisnis, persaingan antar perusahaan dapat menjadi tidak sehat, konsumen menderita, terjadi pencemaran lingkungan atau menimbulkan praktik monopoli perdagangan.
ReplyDeleteShinta Wulandari (1121210131)
Ryo firman widiansyah 1121210098
ReplyDeleteEtika dilingkungan bisnis internasional sangat dibutuhkan untuk mewujudkan lingkungan bisnis yang sehat, sesetelah membangun kesadaran, kemudian memahami tentang berbagai pelanggaran etika, sampai memunculkan niat untuk tidak melanggar etika. Namun, tentu saja niat tersebut butuh dukungan dari lingkungan. lingkungan bisnis maupun pemerintah sudah selayaknya mempunyai regulasi yang baik untuk mengatur hal ini. Siapa pun yang salah harus dihukum agar menimbulkan efek jera ,sehingga tidak menimbulkan deskriminasi di lingkungan bisnis.
Nama : Panji Adrian
ReplyDeleteNPM : 1120210178
Menurut saya etika dan moral dalam bisnis internasional memiliki dampak yang besar pada masyarakat global dan reputasi perusahaan. Melakukan bisnis dengan cara-cara tidak adil, tidak jujur, atau diskriminatif tidak hanya merugikan individu dan kelompok tertentu, tetapi juga dapat merusak citra perusahaan dan mempengaruhi hubungan bisnis jangka panjang.
Dalam kasus pelanggaran etika atau moral, perusahaan mungkin menghadapi konsekuensi hukum, sanksi, dan kerugian reputasi yang serius. Oleh karena itu, penting untuk memprioritaskan integritas dalam setiap tahap bisnis internasional, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.
Indah nurfadila (1121210127)
ReplyDeletePendapat saya tentang etika dan moral di lingkungan bisnis internasional yang melibatkan praktik-praktik yang tidak adil, tidak jujur, dan diskriminatif Praktik-praktik semacam itu tidak hanya merugikan individu dan kelompok yang terkena dampaknya, tetapi juga merusak citra bisnis dan masyarakat secara lebih luas. Seperti terjadinya ketidaksetaraan ekonomi bagi masyarakat, dapat mengurangi kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis, dampak sosial nya peningkatan pada kemiskinan, pengangguran, dan ketidakstabilan sosial.
etika dan moral adalah aspek yang sangat relevan dalam lingkungan bisnis internasional. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan dan individu yang terlibat dalam bisnis internasional untuk mematuhi standar etika yang tinggi. Ini termasuk berpegang pada prinsip-prinsip seperti kejujuran, keadilan, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan keberlanjutan. maka dalam bisnis internasional, etika dan moral tidak hanya penting untuk integritas perusahaan, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat global. Bisnis yang beroperasi dengan cara yang etis memiliki peluang yang lebih baik untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dan berkontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan.
ReplyDeleteWenty Sika_1120210146
Winda Nurul Pebriyani (1121210147),
ReplyDeleteBisnis yang dilakukan dengan cara-cara yang tidak adil, tidak jujur dan adanya diskriminasi jika dibiarkan dalam waktu yang lama akan mendatangkan reputasi yang buruk bagi perusahaan dikemudian hari. Meskipun lingkungan bisnis internasional, memiliki pandangan etika yang bervariasi karna SDM yang berasal dari berbagai negara. Namun, bisnis yang beretika baik cenderung dapat lebih sustain dan berpotensi mendapatkan dukungan yang lebih luas di lingkungan bisnis. Sehingga, sangat penting bagi perusahaan untuk menyamakan persepsi etika bisnis yang baik dan mematuhi prinsip-prinsip etika bisnis seperti transparansi, kejujuran, dan penghindaran diskriminasi dalam Perusahaannya agar Perusahaan dapat sustain dan memiliki reputasi yang baik karna lingkungan kerja yang positif dan supportive.
Etika dalam bisnis internasional dengan melakukan ketidakadilan, tidak jujur dan, diskriminasi berarti belum memenuhi etika bisnis yang memenuhi standar dan menjadikannya sebagai pedoman karena ada prinsip untuk menjalankan bisnis yaitu termasuk prinsip kejujuran dan prinsip keadilan. Perlu adanya kejujuran karena melibatkan transparansi, integritas, dan konsistensi dalam berinteraksi dengan pihak lain. Bisnis yang berjalan dengan prinsip kejujuran akan menciptakan lingkungan yang saling percaya antara pemilik lembaga, karyawan, dan pelanggan. Mengutamakan keadilan juga berarti memberikan hak dan keuntungan yang setara kepada semua pihak, tanpa adanya diskriminasi atau penyalahgunaan kekuasaan. Maka bisnis yang dijalankan harus sesuai etika dan prinsip yang harus diterapkan.
ReplyDeleteAzka Aulia - 1121210145
Ceza Cantika Panjaitan-1121210116
ReplyDeleteetika/moral di lingkungan bisnis internasional yang melibatkan praktik tidak adil, tidak jujur, dan diskriminasi adalah sangat negatif. Praktik-praktik ini tidak hanya merugikan pihak yang terlibat, tetapi juga mencerminkan ketidakbertanggungjawaban perusahaan dan merusak kepercayaan publik terhadap bisnis secara keseluruhan.
Dalam bisnis internasional, penting untuk mengedepankan prinsip-prinsip etika yang adil dan jujur.
Naaza Mukti (1121210150)
ReplyDeleteLingkungan bisnis yang tidak adil, tidak jujur, dan diskriminatif bisa menciptakan ketidaksetaraan dan merugikan masyarakat secara luas. Memiliki etika dan moral yang lemah dalam bisnis dapat merusak kepercayaan, menciptakan ketidakstabilan, dan mengakibatkan dampak sosial yang negatif. dengan kita memiliki nilai nilai etika yg kuat itu bisa menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan bisnis yang berkelanjutan dan berkontribusi positif pada perkembangan global.
Menurut saya, Tanpa etika dalam berbisnis, persaingan antar perusahaan dapat menjadi tidak sehat, konsumen menderita, terjadi pencemaran lingkungan atau menimbulkan praktik monopoli perdagangan.
ReplyDeleteSebagai contoh, apabila ditinjau dari sisi lingkungan, bisnis yang etis adalah bisnis yang tidak akan merusak lingkungan. Ini terjadi karena jika perusahaan merusak lingkungan dalam jangka panjang, maka perusahaan dipastikan akan terkena masalah. Lebih parahnya lagi dampak yang terjadi di masa depan, lingkungan yang rusak bisa menjadi sumber bencana. terdapat pelanggaran etika lain yang kerap ditemui, misalnya pelanggaran etika terhadap karyawan, khususnya terkait gaji, pesangon, jam kerja, dan sebagainya. "Bisnis yang etis, pasti karyawannya akan berkomitmen terhadap perusahaan, bahkan bisa bekerja lebih dari harapan perusahaan dan semakin inovatif sehingga menguntungkan perusahaan. Begitu juga sebaliknya, bisnis yang etis adalah bisnis yang juga mengurangi probabilitas karyawan untuk dipecat atau terkena PHK. Apalagi di era digital saat ini, merujuk pada pemikiran seorang ahli, isu etika bisnis yang laten, identifikasinya meliputi suap, pencurian, pemaksaan, intimidasi, penipuan, dan diskriminasi.
Reziyana Hardini _1121210100
Retno arini 1121210157
ReplyDeleteJika bisnis dilakukan dengan cara yang tidak adil, tidak jujur, atau diskriminatif, ini dapat memiliki dampak negatif yang luas. Beberapa konsekuensinya bisa meliputi:
1. Reputasi buruk yang dapat menghancurkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis.
2. Dampak hukum Tindakan yang tidak etis dalam bisnis internasional dapat melanggar undang-undang dan peraturan di berbagai negara, yang dapat mengakibatkan konsekuensi hukum serius.
3. Sanksi internasional:
4. Ketidakstabilan sosial: diskriminasi dapat menyebabkan ketidakstabilan sosial di negara-negara tempat bisnis tersebut beroperasi.
5. Kehilangan peluang: mitra bisnis potensial enggan bekerjasama dengan mereka.
Untuk menjaga integritas dan kelangsungan bisnis dalam lingkungan bisnis internasional, sangat penting untuk menerapkan prinsip-prinsip etika dan moral yang tinggi, serta mematuhi hukum dan regulasi setempat maupun internasional. Ini akan membantu menciptakan lingkungan bisnis yang lebih adil, berkelanjutan, dan beretika.
Rayyanti Maulizza B (1121210035)
ReplyDeleteLingkungan bisnis internasional yang didasarkan pada praktik-praktik tidak adil, tidak jujur, dan diskriminatif menciptakan ketidaksetaraan dan dapat merugikan banyak pihak. Etika dan moral yang kuat dalam bisnis diperlukan untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dan memberikan kontribusi positif pada masyarakat global. Praktik-praktik tersebut tidak hanya dapat merusak reputasi perusahaan, tetapi juga dapat menghasilkan dampak negatif sosial dan ekonomi yang luas. Oleh karena itu, penting untuk mendorong standar etika tinggi dan tanggung jawab sosial dalam setiap aspek bisnis internasional.
Dede Eka Putri (1121210096)
ReplyDeleteEtika menjadi titik sentral dalam setiap kegiatan bisnis yang berskala global karena bisnis tidak cukup dijalankan berdasarkan transaksi yang diikat oleh kontrak-kontrak formal dan legal saja, tetapi juga perlu dilandasi oleh rasa saling percaya di antara pihak-pihak yang terlibat di dalam proses transaksi tersebut.
Muhammad Faris Musyaffa
ReplyDelete1121210022
Lingkungan bisnis internasional yang didasarkan pada praktik-praktik tidak adil, tidak jujur, dan diskriminatif menciptakan ketidaksetaraan dan dapat merugikan banyak pihak. Etika dan moral yang kuat dalam bisnis diperlukan untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dan memberikan kontribusi positif pada masyarakat global. Praktik-praktik tersebut tidak hanya dapat merusak reputasi perusahaan, tetapi juga dapat menghasilkan dampak negatif sosial dan ekonomi yang luas. Oleh karena itu, penting untuk mendorong standar etika tinggi dan tanggung jawab sosial dalam setiap aspek bisnis internasional.