Diskriminasi di lingkungan kerja dapat menimbulkan perilaku yang berbeda ataupun tindakan pengecualian yang memiliki dampak buruk bagi pekerja, yang disebabkan adanya karakteristik yang berbeda. Dampak dari diskriminasi di lingkungan kerja bisa beragam, seperti ketimpangan dalam memperoleh kesempatan program pelatihan dan promosi jabatan, terancamnya keselamatan dan keamanan pekerja hingga kepada pemutusan hubungan kerja. Maka dari itu kita perlu memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja, karena dengan memahami etika tersebut kita akan menghindari adanya diskriminasi yang hanya akan menghasilkan budaya kantor dan akan merugikan perusahaan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami etika terkait diskriminasi untuk memberikan keadilan bagi para karyawan.
Menurut saya, kita perlu memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja, karena dengan memahaminya kita akan menghindari adanya diskriminasi yang hanya akan menghasilkan budaya kantor yang buruk dan akan merugikan perusahaan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami etika terkait diskriminasi untuk memberikan keadilan bagi para karyawan agar tidak ada diskrimnasi di lingkungan kerja.
Karena diskriminasi ditempat kerja merupakan sikap yang akan membuat para pekerja merasa tidak nyaman dengan lingkungan tempat kerja. Dengan kita memahami etika ditempat kerja itu akan berdampak pada perilaku dan akan memungkinkan membuat individu untuk bersikap adil dan tidak membeda-bedakan. Yang berarti etika dalam pekerjaan bisa jadi sebuah pedoman bagi seseorang dalam melakukan tindakan dalam suatu pekerjaan kepada tim kerjanya. Contoh nya seperti ketidaksetaraan gaji antara laki-laki dengan perempuan.
Menurut saya dengan kita memahami etika dalam tempat kerja kita mampu berperilaku dengan sebaik mungkin terhadap orang lain serta mengikuti etika yang ada. Mengingat diskriminasi kerja akan menimbulkan budaya yang buruk bagi perusahaan, maka sikap diskriminasi harus di hapus kan karena setiap indivindu memiliki hak nya masing masing untuk berpendapat dan hak untuk tidak dibeda beda kan satu sama lain. Dengan begitu akan menimbulkan budaya kerja yang baik dengan penuh rasa yang saling menghargai.
Menurut pendapat saya, etika itu ada untuk mengetahui hal-hal yang buruk dan baik, etika juga mengajarkan kepada kita untuk berperilaku sesuai dengan aturan yang berlaku di tengah masyarakat.Mengetahui cara berperilaku yang baik dan benar, diperlukan agar kita sebagai manusia tidak melenceng ke jalur yang menyimpang. Diskriminasi sendiri maksudnya adalah perbuatan seseorang atau kelompok secara berbeda atau tidak adil. Dengan adanya etika, hal seperti diskriminasi tidak akan terjadi. Misalnya seperti seseorang memperlakukan secara berbeda hanya karena orang lain berbeda keyakinan, berbeda suku, dan ras dalam satu perusahaan. Dengan adanya etika karyawan tidak mudah mengejek.
Karena ketika tidak memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja akan berdampak buruk terhadap lingkungan kerja. Diskriminasi yaitu ketika seorang karyawan atau calon pekerja diperlakukan tidak menyenangkan karena usia, kecacatan, asal kebangsaan, ras, agama, atau jenis kelamin. Oleh sebab itu, kita harus memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja agar hubungan antar rekan kerja dapat terjalin dengan baik serta tidak mengganggu kesehatan mental dan fisik karyawan yang berakibat menurunkan produktivitas karyawan.
Menurut saya, kita harus memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja agar hubungan antar rekan kerja dapat terjalin dengan baik serta tidak mengganggu kesehatan mental dan fisik karyawan yang berakibat menurunkan produktivitas karyawan. Contoh kasus diskrimimasi yaitu salah seorang karyawan beberapa waktu lalu diminta berhenti bekerja dari sebuah yayasan yang berafiliasi dengan agama tertentu. Hanya karena yang bersangkutan menikahi seorang perempuan yang berasal dari kelompok sekte agama yang berbeda.
Alwan Budi A 1120210111 Menurut saya pentingnya memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja adalah ketika menjadi seorang pekerja, kita tidak selalu dapat mengontrol perilaku orang lain, tetapi dapat mengontrol perilaku kita sendiri sebagai cara mencegah diskriminasi, dengan bertindak dengan hormat terhadap orang lain saat bekerja dan selama aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan, Tidak terlibat rasisme di tempat kerja, baik disengaja maupun tidak, Menentang keras praktik rasis dan diskriminatif di tempat kerja, Selalu mempertimbangkan apa dampak dari perkataan yang hendak dikeluarkan.
Diskriminasi pekerjaan terjadi ketika seorang karyawan atau calon pekerja diperlakukan tidak menyenangkan karena usia, kecacatan, informasi genetik, asal kebangsaan, kehamilan, ras atau warna kulit, agama, atau jenis kelamin. kita perlu memahami diskriminasi ditempat kerja karna setiap pekerja berhak mendapatkan perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pemberi kerja. dan merupakan tindakan ilegal untuk melakukan diskriminasi berdasarkan karakteristik yang dilindungi ini saat mempekerjakan karyawan baru atau di tempat kerja. selain itu, kita akan memperlakukan sesama lingkungan kerja dengan sebaik mungkin serta mengikuti etika yg ada dan sesuai.
Dalam konsiderans “menimbang” UUK disebutkan bahwa “perlindungan terhadap tenaga kerja dimaksudkan untuk menjamin hak-hak dasar pekerja/buruh dan menjamin kesamaan kesempatan serta perlakuan tanpa diskriminasi atas dasar apapun untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya dengan tetap memperhatikan perkembangan kemajuan dunia usaha.”
Ditegaskan pula dalam Pasal 6 UUK sebagai berikut:
“Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha.”
Menurut saya , perlu untuk memahami etika di tempat kerja , karena kita dapat mengurangi adanya tindakan diskriminasi yang di lakukan oknum² yg ada di dalam tempat kerja seperti ada nya diskriminasi ras , budaya , ekonomi , agama dan sosial. Hal ini jg sudah di atur dalam Pasal 5 & 6 Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan bahwa setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan dan memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskrimin s dari pengusaha.
Menurut saya , perlu untuk memahami etika di tempat kerja , karena kita dapat mengurangi adanya tindakan diskriminasi yang di lakukan oknum² yg ada di dalam tempat kerja seperti ada nya diskriminasi ras , budaya , ekonomi , agama dan sosial. Hal ini jg sudah di atur dalam Pasal 5 & 6 Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan bahwa setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan dan memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha. gemilang Cipta Maulana 1120210107
Diskriminasi merupakan kecenderungan manusia untuk membeda-bedakan yang lain. ketika kita tidak memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja akan berdampak buruk terhadap lingkungan kerja. Contohnya : diskriminasi gender yaitu menetapkan gaji yang lebih rendah kepada tenaga kerja wanita dibanding pria meskipun tugas dan tanggung jawabnya sama.
Diskriminasi di tempat kerja akan menimbulkan budaya yang buruk bagi perusahaan, maka perlu adanya etika yang baik karena sudah tertuang dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UUK”) dan ditegaskan pula dalam Pasal 6 UUK yang berbunyi "Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha" dan contohnya diskriminasi gender seperti ketidaksetaraan gaji antara pekerja laki-laki dan perempuan, diskriminasi umur seperti pelamar dengan usia yang tidak lagi muda mengalami kesulitan ketika melamar pekerjaan.
Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan terhadap sesama manusia berdasarkan jenis kelamin, warna kulit, golongan, ras, suku, ekonomi, sosial, agama, dan sebagainya. Masyarakat dunia bersama-sama berupaya menghapus diskriminasi oleh karena tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Khususnya mengingat dampak dari diskriminasi dapat mengurangi, menyimpangi, menghapus pengakuan, pelaksanaan, atau penggunaan HAM dan kebebasan dasar manusia dalam kehidupan baik individual maupun kolektif.
Karena dengan memahami etika dalam tempat kerja kita mampu berperilaku dengan sebaik mungkin terhadap orang lain serta mengikuti etika yang ada, dan dengan memahami etika kita juga akan mendapatkan arahan yang sesuai sehingga tidak terjadinya diskriminasi di tempat kerja dan segala perilaku diskriminasi memiliki hukum atau peraturan undang undang yang berlaku jadi kita harus sejauh mungkin menghindari diskriminasi di tempat kerja serta mengikuti dan memahami etika di tempat kerja. Contohnya seperti diskriminasi ras; menutup peluang kerja suatu jenis pekerjaan bagi ras tertentu sehingga tidak ada kesetaraan pada jenis pekerjaan tersebut.
Menurut saya, agar para pekerjanya pada betah. tidak boleh ada rasa senioritas dengan junior dan senior, sehingga dengan adanya lingkungan yang sehat itu dapat meningkatkan kualitas kinerja kantor. dan juga junior jadi gaperlu mikirin yang aneh aneh terkait kehidupan kantor sehingga karyawan junior mampu meningkatkan skill kerjanya dan dengan senior yang mampu mengayomi karyawan junior dan melindungi mental healthnya juga karna sudah seharusnya senior itu harusnya menghargai yang junior dan yang junior juga harus menghormati senior juga. contohnya pemberian tugas yg tidak sesuai. seperti, tugas seharusnya yang harus dikerjakan oleh senior dab senior tersebut mengoper pekerjaannya kepada karyawan senior.
Tazkia Melania 1120210110 Banyaknya diskriminasi yang terjadi karena tidak bisa masyarakatnya memahami serta menerima perbedaan yang ada. Kantor Perburuhan Internasional atau yang kita kenal dengan sebutan ILO, menetapkan Konvensi Nomor 111 tentang Diskriminasi dalam Pekerjaan dan Jabatan. Di Indonesia, Konvensi ini dinyatakan berlaku sejak 7 Mei 1999, melalui Undang-undang Nomor 21 tahun 1999 tentang Pengesahan Konvensi ILO mengenai Diskriminasi dalam Pekerjaan dan Jabatan. Contoh, Seorang perempuan tidak diperbolehkan bekerja sebagai sopir atau pilot karena jenis kelaminnya.
Menurut saya etika dalam diskriminasi dalam pekerjaan perlu di pahami. Sebab, dengan adanya diskriminasi hanya akan menghasilkan budaya kerja yang buruk dan akan merugikan perusahaan. Maka dari itu kita harus menghindari diskriminasi tersebut dengan cara bertindak dengan hormat terhadap orang lain saat bekerja dan selama aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan dan menghormati dan menghargai setiap perbedaan yang ada. Contohnya diskriminasi agama, seorang atasan yang melarang atau secara sengaja mempersulit karyawan pabrik yang muslim untuk beribadah
cristtina tri handayani 1120210106 Menurut saya, kita perlu memahami diskriminasi di tempat kerja, karena dengan memahaminya kita dapat menghindari adanya diskriminasi yang terjadi di tempat kerja.
contoh : di tempat kerja bila perusahaan mengetahui ada perempuan yang berkompeten untuk mengisi posisi tersebut dan memang perempuan tersebut terbukti memiliki kompetensi yang sesuai akan tetapi karena pertimbangan gender/ras/agama perusahaan lebih memilih menempatkan laki-laki yang tidak lebih berkompeten untuk mengisi suatu jabatan.
Karena dengan memahami etika di tempat kerja, kita dapat berperilaku sebaik mungkin kepada orang lain dan mengikuti etika yang ada, dan dengan memahami etika, kita juga mendapatkan arahan yang tepat agar tidak terjadi diskriminasi dan perilaku diskriminatif di tempat kerja dengan adanya peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, kita harus menghindari diskriminasi di tempat kerja sebanyak mungkin dan mengikuti serta memahami etika saat bekerja
menurut saya, kita perlu memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja, karena dengan memahaminya kita akan menghindari adanya diskriminasi yang hanya akan menghasilkan budaya kantor yang buruk dan akan merugikan perusahaan. Contohnya ketika pekerja mengalami kesulitan dalam mendapatkan hak cuti keagamaan
Perlunya pemahaman mengenai diskriminasi di tempat kerja agar setiap individu dapat menghargai satu sama lain yang memiliki Latar belakang yang berbeda seperti ras,bahasa, agama dan suku agar tercipta lingkungan kerja yang baik, sehingga SDM dapat bekerja dengan baik. Sebagai contoh apabila terdapat karyawan lelaki dan perempuan yang memiliki gaji berbeda tetapi mempunyai tugas pekerjaan yang sama.
Etika mengenai diskriminasi di tempat kerja diperlukan agar tidak ada diskriminasi antar sesama pekerja. Adil di tempat kerja mencakup pembagian gaji yang sama, tidak adanya diskriminasi gender, mendapat sarana pelatihan pengembangan kemampuan yang sama, dll. Hal-hal yang samasekali tidak ada kaitannya dengan kompetensi pekerjaan sudah selayaknya tidak dijadikan pijakan untuk memperlakukan pekerja secara berbeda. Diskriminasi di lingkungan kerja bukan saja tidak sesuai dengan spirit kemanusiaan yang adil beradab serta keadilan sosial bagi seluruh masyarakat, sebagaimana tercantum pada butir-butir Pancasila, tetapi juga berlawanan dengan prinsip-prinsip universal hak asasi manusia. Diskriminasi pekerjaan terjadi ketika seorang karyawan atau calon pekerja diperlakukan tidak menyenangkan karena usia, kecacatan, informasi genetik, asal kebangsaan, kehamilan, ras atau warna kulit, agama, atau jenis kelamin.
Menurut saya, kita harus mengetahui dan memahami tentang etika terkait diskriminasi di lingkungan tempat kerja, karena dengan memahaminya kita akan menghindari adanya tindak diskriminasi yang hanya akan menghasilkan budaya kantor buruk yang merugikan perusahaan dan semua kinerja karyawan. Oleh karena itu, sangat penting bagi karyawan/pekerja untuk memahami etika terkait diskriminasi untuk memberikan keadilan bagi para karyawan agar tidak adanya diskriminasi di lingkungan kerja. Karena jika terjadi diskriminasi dapat membuat lingkungan kerja menjadi tidak nyaman dan seluruh karyawan merasa akan tersingkiran.
Memahami etika tentang diskriminasi menurut saya sangat penting dikarenakan negara kita ini memiliki budaya yang sangat beragam yang jumlahnya melebihi angka ribuan, jadi sangat rentan terjadi yang namanya diskriminasi. Untuk itu, maka kita perlu mempelajari terkait diskriminasi itu sendiri, tujuannya agar kita dapat mengurangi hal tersebut melalui pembuatan budaya perusahaan yang dapat diaplikasikan oleh setiap pekerja yang ada. Dengan begitu setiap pekerja memiliki rasa keterkaitan yang sama satu sama lain
Diskriminasi di lingkungan kerja dapat menimbulkan perilaku yang berbeda ataupun tindakan pengecualian yang memiliki dampak buruk bagi pekerja, yang disebabkan adanya karakteristik yang berbeda. Dampak dari diskriminasi di lingkungan kerja bisa beragam, seperti ketimpangan dalam memperoleh kesempatan program pelatihan dan promosi jabatan, terancamnya keselamatan dan keamanan pekerja hingga kepada pemutusan hubungan kerja. Maka dari itu kita perlu memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja, karena dengan memahami etika tersebut kita akan menghindari adanya diskriminasi yang hanya akan menghasilkan budaya kantor dan akan merugikan perusahaan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami etika terkait diskriminasi untuk memberikan keadilan bagi para karyawan.
ReplyDeleteMenurut saya, kita perlu memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja, karena dengan memahaminya kita akan menghindari adanya diskriminasi yang hanya akan menghasilkan budaya kantor yang buruk dan akan merugikan perusahaan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami etika terkait diskriminasi untuk memberikan keadilan bagi para karyawan agar tidak ada diskrimnasi di lingkungan kerja.
ReplyDeleteKarena diskriminasi ditempat kerja merupakan sikap yang akan membuat para pekerja merasa tidak nyaman dengan lingkungan tempat kerja. Dengan kita memahami etika ditempat kerja itu akan berdampak pada perilaku dan akan memungkinkan membuat individu untuk bersikap adil dan tidak membeda-bedakan. Yang berarti etika dalam pekerjaan bisa jadi sebuah pedoman bagi seseorang dalam melakukan tindakan dalam suatu pekerjaan kepada tim kerjanya. Contoh nya seperti ketidaksetaraan gaji antara laki-laki dengan perempuan.
ReplyDeleteMenurut saya dengan kita memahami etika dalam tempat kerja kita mampu berperilaku dengan sebaik mungkin terhadap orang lain serta mengikuti etika yang ada. Mengingat diskriminasi kerja akan menimbulkan budaya yang buruk bagi perusahaan, maka sikap diskriminasi harus di hapus kan karena setiap indivindu memiliki hak nya masing masing untuk berpendapat dan hak untuk tidak dibeda beda kan satu sama lain. Dengan begitu akan menimbulkan budaya kerja yang baik dengan penuh rasa yang saling menghargai.
ReplyDeleteMenurut pendapat saya, etika itu ada untuk mengetahui hal-hal yang buruk dan baik, etika juga mengajarkan kepada kita untuk berperilaku sesuai dengan aturan yang berlaku di tengah masyarakat.Mengetahui cara berperilaku yang baik dan benar, diperlukan agar kita sebagai manusia tidak melenceng ke jalur yang menyimpang. Diskriminasi sendiri maksudnya adalah perbuatan seseorang atau kelompok secara berbeda atau tidak adil. Dengan adanya etika, hal seperti diskriminasi tidak akan terjadi. Misalnya seperti seseorang memperlakukan secara berbeda hanya karena orang lain berbeda keyakinan, berbeda suku, dan ras dalam satu perusahaan. Dengan adanya etika karyawan tidak mudah mengejek.
ReplyDeleteKarena ketika tidak memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja akan berdampak buruk terhadap lingkungan kerja. Diskriminasi yaitu ketika seorang karyawan atau calon pekerja diperlakukan tidak menyenangkan karena usia, kecacatan, asal kebangsaan, ras, agama, atau jenis kelamin. Oleh sebab itu, kita harus memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja agar hubungan antar rekan kerja dapat terjalin dengan baik serta tidak mengganggu kesehatan mental dan fisik karyawan yang berakibat menurunkan produktivitas karyawan.
ReplyDeleteMenurut saya, kita harus memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja agar hubungan antar rekan kerja dapat terjalin dengan baik serta tidak mengganggu kesehatan mental dan fisik karyawan yang berakibat menurunkan produktivitas karyawan. Contoh kasus diskrimimasi yaitu salah seorang karyawan beberapa waktu lalu diminta berhenti bekerja dari sebuah yayasan yang berafiliasi dengan agama tertentu. Hanya karena yang bersangkutan menikahi seorang perempuan yang berasal dari kelompok sekte agama yang berbeda.
ReplyDeleteAlwan Budi A 1120210111
ReplyDeleteMenurut saya pentingnya memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja adalah ketika menjadi seorang pekerja, kita tidak selalu dapat mengontrol perilaku orang lain, tetapi dapat mengontrol perilaku kita sendiri sebagai cara mencegah diskriminasi, dengan bertindak dengan hormat terhadap orang lain saat bekerja dan selama aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan, Tidak terlibat rasisme di tempat kerja, baik disengaja maupun tidak, Menentang keras praktik rasis dan diskriminatif di tempat kerja, Selalu mempertimbangkan apa dampak dari perkataan yang hendak dikeluarkan.
Diskriminasi pekerjaan terjadi ketika seorang karyawan atau calon pekerja diperlakukan tidak menyenangkan karena usia, kecacatan, informasi genetik, asal kebangsaan, kehamilan, ras atau warna kulit, agama, atau jenis kelamin. kita perlu memahami diskriminasi ditempat kerja karna setiap pekerja berhak mendapatkan perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pemberi kerja. dan merupakan tindakan ilegal untuk melakukan diskriminasi berdasarkan karakteristik yang dilindungi ini saat mempekerjakan karyawan baru atau di tempat kerja. selain itu, kita akan memperlakukan sesama lingkungan kerja dengan sebaik mungkin serta mengikuti etika yg ada dan sesuai.
ReplyDeleteDalam konsiderans “menimbang” UUK disebutkan bahwa “perlindungan terhadap tenaga kerja dimaksudkan untuk menjamin hak-hak dasar pekerja/buruh dan menjamin kesamaan kesempatan serta perlakuan tanpa diskriminasi atas dasar apapun untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya dengan tetap memperhatikan perkembangan kemajuan dunia usaha.”
ReplyDeleteDitegaskan pula dalam Pasal 6 UUK sebagai berikut:
“Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha.”
Menurut saya , perlu untuk memahami etika di tempat kerja , karena kita dapat mengurangi adanya tindakan diskriminasi yang di lakukan oknum² yg ada di dalam tempat kerja seperti ada nya diskriminasi ras , budaya , ekonomi , agama dan sosial. Hal ini jg sudah di atur dalam Pasal 5 & 6 Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan bahwa setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan dan memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskrimin
ReplyDeletes dari pengusaha.
Gemilang Cipta Maulana 1120210107
Menurut saya , perlu untuk memahami etika di tempat kerja , karena kita dapat mengurangi adanya tindakan diskriminasi yang di lakukan oknum² yg ada di dalam tempat kerja seperti ada nya diskriminasi ras , budaya , ekonomi , agama dan sosial. Hal ini jg sudah di atur dalam Pasal 5 & 6 Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan bahwa setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan dan memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha.
ReplyDeletegemilang Cipta Maulana 1120210107
Diskriminasi merupakan kecenderungan manusia untuk membeda-bedakan yang lain. ketika kita tidak memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja akan berdampak buruk terhadap lingkungan kerja. Contohnya : diskriminasi gender yaitu menetapkan gaji yang lebih rendah kepada tenaga kerja wanita dibanding pria meskipun tugas dan tanggung jawabnya sama.
ReplyDeleteDiskriminasi di tempat kerja akan menimbulkan budaya yang buruk bagi perusahaan, maka perlu adanya etika yang baik karena sudah tertuang dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UUK”) dan ditegaskan pula dalam Pasal 6 UUK yang berbunyi "Setiap pekerja/buruh berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha" dan contohnya diskriminasi gender seperti ketidaksetaraan gaji antara pekerja laki-laki dan perempuan, diskriminasi umur seperti pelamar dengan usia yang tidak lagi muda mengalami kesulitan ketika melamar pekerjaan.
ReplyDeleteKeadilan di tempat kerja diperlukan agar tidak ada diskriminasi antar sesama pekerja.
ReplyDeleteDiskriminasi seperti ini umumnya dialami oleh pekerja dengan suku, ras, ataupun menganut agama minoritas.
Salah satu bentuk diskriminasi agama yang dapat terjadi ketika pekerja mengalami kesulitan dalam mendapatkan hak cuti keagamaan
Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan terhadap sesama manusia berdasarkan jenis kelamin, warna kulit, golongan, ras, suku, ekonomi, sosial, agama, dan sebagainya. Masyarakat dunia bersama-sama berupaya menghapus diskriminasi oleh karena tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Khususnya mengingat dampak dari diskriminasi dapat mengurangi, menyimpangi, menghapus pengakuan, pelaksanaan, atau penggunaan HAM dan kebebasan dasar manusia dalam kehidupan baik individual maupun kolektif.
ReplyDeleteAudrey Kahnaya Siregar (1120210239)
Karena dengan memahami etika dalam tempat kerja kita mampu berperilaku dengan sebaik mungkin terhadap orang lain serta mengikuti etika yang ada, dan dengan memahami etika kita juga akan mendapatkan arahan yang sesuai sehingga tidak terjadinya diskriminasi di tempat kerja dan segala perilaku diskriminasi memiliki hukum atau peraturan undang undang yang berlaku jadi kita harus sejauh mungkin menghindari diskriminasi di tempat kerja serta mengikuti dan memahami etika di tempat kerja. Contohnya seperti diskriminasi ras; menutup peluang kerja suatu jenis pekerjaan bagi ras tertentu sehingga tidak ada kesetaraan pada jenis pekerjaan tersebut.
ReplyDeleteCut Mahera Dara Salisa 1120210115
ReplyDeleteMenurut saya, agar para pekerjanya pada betah. tidak boleh ada rasa senioritas dengan junior dan senior, sehingga dengan adanya lingkungan yang sehat itu dapat meningkatkan kualitas kinerja kantor. dan juga junior jadi gaperlu mikirin yang aneh aneh terkait kehidupan kantor sehingga karyawan junior mampu meningkatkan skill kerjanya dan dengan senior yang mampu mengayomi karyawan junior dan melindungi mental healthnya juga karna sudah seharusnya senior itu harusnya menghargai yang junior dan yang junior juga harus menghormati senior juga. contohnya pemberian tugas yg tidak sesuai. seperti, tugas seharusnya yang harus dikerjakan oleh senior dab senior tersebut mengoper pekerjaannya kepada karyawan senior.
Tazkia Melania 1120210110
ReplyDeleteBanyaknya diskriminasi yang terjadi karena tidak bisa masyarakatnya memahami serta menerima perbedaan yang ada. Kantor Perburuhan Internasional atau yang kita kenal dengan sebutan ILO, menetapkan Konvensi Nomor 111 tentang Diskriminasi dalam Pekerjaan dan Jabatan. Di Indonesia, Konvensi ini dinyatakan berlaku sejak 7 Mei 1999, melalui Undang-undang Nomor 21 tahun 1999 tentang Pengesahan Konvensi ILO mengenai Diskriminasi dalam Pekerjaan dan Jabatan. Contoh, Seorang perempuan tidak diperbolehkan bekerja sebagai sopir atau pilot karena jenis kelaminnya.
Syifa Malihah Mumtaz 1120210256
ReplyDeleteMenurut saya etika dalam diskriminasi dalam pekerjaan perlu di pahami. Sebab, dengan adanya diskriminasi hanya akan menghasilkan budaya kerja yang buruk dan akan merugikan perusahaan. Maka dari itu kita harus menghindari diskriminasi tersebut dengan cara bertindak dengan hormat terhadap orang lain saat bekerja dan selama aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan dan menghormati dan menghargai setiap perbedaan yang ada. Contohnya diskriminasi agama, seorang atasan yang melarang atau secara sengaja mempersulit karyawan pabrik yang muslim untuk beribadah
cristtina tri handayani
ReplyDelete1120210106
Menurut saya, kita perlu memahami diskriminasi di tempat kerja, karena dengan memahaminya kita dapat menghindari adanya diskriminasi yang terjadi di tempat kerja.
contoh :
di tempat kerja bila perusahaan mengetahui ada perempuan yang berkompeten untuk mengisi posisi tersebut dan memang perempuan tersebut terbukti memiliki kompetensi yang sesuai akan tetapi karena pertimbangan gender/ras/agama perusahaan lebih memilih menempatkan laki-laki yang tidak lebih berkompeten untuk mengisi suatu jabatan.
Karena dengan memahami etika di tempat kerja, kita dapat berperilaku sebaik mungkin kepada orang lain dan mengikuti etika yang ada, dan dengan memahami etika, kita juga mendapatkan arahan yang tepat agar tidak terjadi diskriminasi dan perilaku diskriminatif di tempat kerja dengan adanya peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, kita harus menghindari diskriminasi di tempat kerja sebanyak mungkin dan mengikuti serta memahami etika saat bekerja
ReplyDeleteContohnya adalah seorang perempuan tidak diperbolehkan bekerja sebagai sopir atau pilot karena jenis kelaminnya
Deletemenurut saya, kita perlu memahami etika terkait diskriminasi di tempat kerja, karena dengan memahaminya kita akan menghindari adanya diskriminasi yang hanya akan menghasilkan budaya kantor yang buruk dan akan merugikan perusahaan. Contohnya ketika pekerja mengalami kesulitan dalam mendapatkan hak cuti keagamaan
ReplyDeleteMarsa Serina 1120210177
ReplyDeletePerlunya pemahaman mengenai diskriminasi di tempat kerja agar setiap individu dapat menghargai satu sama lain yang memiliki Latar belakang yang berbeda seperti ras,bahasa, agama dan suku agar tercipta lingkungan kerja yang baik, sehingga SDM dapat bekerja dengan baik. Sebagai contoh apabila terdapat karyawan lelaki dan perempuan yang memiliki gaji berbeda tetapi mempunyai tugas pekerjaan yang sama.
Etika mengenai diskriminasi di tempat kerja diperlukan agar tidak ada diskriminasi antar sesama pekerja. Adil di tempat kerja mencakup pembagian gaji yang sama, tidak adanya diskriminasi gender, mendapat sarana pelatihan pengembangan kemampuan yang sama, dll. Hal-hal yang samasekali tidak ada kaitannya dengan kompetensi pekerjaan sudah selayaknya tidak dijadikan pijakan untuk memperlakukan pekerja secara berbeda. Diskriminasi di lingkungan kerja bukan saja tidak sesuai dengan spirit kemanusiaan yang adil beradab serta keadilan sosial bagi seluruh masyarakat, sebagaimana tercantum pada butir-butir Pancasila, tetapi juga berlawanan dengan prinsip-prinsip universal hak asasi manusia. Diskriminasi pekerjaan terjadi ketika seorang karyawan atau calon pekerja diperlakukan tidak menyenangkan karena usia, kecacatan, informasi genetik, asal kebangsaan, kehamilan, ras atau warna kulit, agama, atau jenis kelamin.
ReplyDelete- Deya Syafitri Anggreini (1120210272)
Denisa Puspa R. - 1120210223
ReplyDeleteMenurut saya, kita harus mengetahui dan memahami tentang etika terkait diskriminasi di lingkungan tempat kerja, karena dengan memahaminya kita akan menghindari adanya tindak diskriminasi yang hanya akan menghasilkan budaya kantor buruk yang merugikan perusahaan dan semua kinerja karyawan. Oleh karena itu, sangat penting bagi karyawan/pekerja untuk memahami etika terkait diskriminasi untuk memberikan keadilan bagi para karyawan agar tidak adanya diskriminasi di lingkungan kerja. Karena jika terjadi diskriminasi dapat membuat lingkungan kerja menjadi tidak nyaman dan seluruh karyawan merasa akan tersingkiran.
Bintang Tri Voli 1120210109
ReplyDeleteMemahami etika tentang diskriminasi menurut saya sangat penting dikarenakan negara kita ini memiliki budaya yang sangat beragam yang jumlahnya melebihi angka ribuan, jadi sangat rentan terjadi yang namanya diskriminasi. Untuk itu, maka kita perlu mempelajari terkait diskriminasi itu sendiri, tujuannya agar kita dapat mengurangi hal tersebut melalui pembuatan budaya perusahaan yang dapat diaplikasikan oleh setiap pekerja yang ada. Dengan begitu setiap pekerja memiliki rasa keterkaitan yang sama satu sama lain