Menurut saya praktik bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral yaitu yang melanggar nilai nilai Pancasila. Misalnya praktik bisnis yang melanggar sila pertama yaitu tidak mengijinkan karyawannya untuk beribadah. Sila kedua yaitu tidak memperlakukan karyawannya dengan manusiawi. Sila ketiga yaitu tidak memberikan waktu untuk karyawannya berkumpul. Sila keempat misalnya bila ingin naik pangkat, dilakukan dengan cara yang curang. Maupun sila kelima yaitu tidak memberikan keadilan kepada setiap karyawannya
Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan perushaan tersebut tidka memiliki budaya yang kuat serta melekat kepada karyawannya
Pelanggaran etika dan moral yang terjadi di dalam dunia bisnis sering kali dilakukan demi mendapatkan keuntungan yang besar, tak jarang banyak perusahaan yang berusaha untuk menghalalkan segala cara. Padahal, sebenarnya praktik curang ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan perusahaan itu sendiri.
Menurut saya tanpa etika dalam berbisnis, persaingan antar perusahaan dapat menjadi tidak sehat, konsumen menderita, terjadi pencemaran lingkungan atau menimbulkan praktek monopoli perdagangan. Salah satu alasan sebagian orang tidak menerapkan etika bisnis dalam berwirausaha karena mereka belum menempatkan wirausaha sebagai tindakan mengelola kepercayaan konsumen. Wirausaha ditempatkan sebagai usaha untuk memperoleh laba. Akibatnya, etika tidak menjadi prioritas.
Menurut saya praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa membuat kegiatan bisnis menjadi tidak etis, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan perusahaan. Praktek bisnis yang tidak bertanggung jawab biasanya cenderung mengabaikan etika, keadilan, dan tak jarang terdapat praktik-praktik tidak terpuji atau tidak bermoral. Jika perusahaan merusak lingkungan dalam jangka panjang, maka perusahaan dipastikan akan terkena masalah dan dampak yang terjadi di masa depan dan juga dapat tidak di percaya oleh rekan bisnis yang akan bekerjasama.
Menurut saya praktek bisnis yg tdk sesuai dgn etika dan moral ketika perusahaan melakukan hal-hal yang tidak layak atau memanfaatkan pangkat untuk kecurangan. Seperti contoh direksi PT Garuda Indonesia yang melakukan penyelundupan harley davidson dan sepeda bromton. Disini mencerminkan bahwa perlakuan direksi PT garuda indonesia tidak baik dalam bertindak selayaknya pemimpin, ini berhubungan jg dengan sila ke empat pada pancasila yg berbunyi kerakyatan yg dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Menurut Saya, praktek bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral merupakan sebuah pelanggaran di dalam bisnis karena akan menyebabkan bisnis tersebut bangkrut dan perusahaan maupun karyawan akan dirugikan, dan konsumen akan menderita serta akan timbul praktek monopoli perdagangan. Hal tersebut terjadi karena ingin memenuhi kepentingan pribadi, tekanan persaingan terhadap laba perusahaan serta adanya pertentangan antara nilai perusahaan dengan perorangan.
Dalam prakteknya masih sering ditemukan pelanggaran terhadap sistem bisnis oleh para pebisnis yang tidak bertanggung jawab di Indonesia. Praktek bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan tak jarang diwarnai praktek-praktek tidak terpuji. Misalnya, pelanggaran etika terhadap karyawan, khususnya terkait gaji, pesangon, jam kerja, dan sebagainya.
Sehingga penting adanya kesadaran untuk memahami tentang berbagai pelanggaran etika sampai memunculkan niat untuk tidak melanggar etika. Namun, tentu saja niat tersebut butuh dukungan dari elemen-elemen pendukung. Sudah selayaknua baik dari lingkungan bisnis maupun pemerintah mempunyai regulasi yang baik untuk mengatur hal ini. etika baru bisa efektif ditegakkan apabila sudah didukung dengan perangkat hukum sehingga perlu adanya peraturan perundang-undangan yang concer membahas isu etika bisnis.
Menurut saya, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa membuat kegiatan bisnis menjadi tidak etis, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan perusahaan itu sendiri. Praktek bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan praktik-praktik tidak terpuji. Hal tersebut dapat terjadi mungkin karna kurangnya kesadaran akan pentingnya etika dan moral bangsa dalam menjalankan bisnis.
Pelanggaran etika dapat terjadi di mana saja, termasuk di dalam dunia bisnis. Demi mendapatkan keuntungan yang besar, tak jarang banyak perusahaan yang berusaha untuk menghalalkan segala cara. Padahal, sebenarnya praktik curang ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan perusahaan itu sendiri.Meski telah banyak yang memahami konsekuensi atas pelanggaran etika bisnis, nampaknya kesadaran akan pentingnya etika bisnis perlu terus digalakkan. Sebab, dalam praktiknya masih sering ditemukan pelanggaran terhadap etika bisnis oleh para pebisnis yang tidak bertanggung jawab di Indonesia. Praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan tak jarang diwarnai praktik-praktik tidak terpuji atau moral hazard
Praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral merugikan banyak pihak terutama cuatomer, apabila perusahaan tidak menerapkan etika bisnis, perusahaan ingin dapat profit besar dengan cara apapun, misal seorang penjual olshop pasang produk di platform tidak sesuai dengan yang di jual atau memakai katalog produk orang lain, ini jelas merugikan kedua belah pihak dikarenakan pihak penjual meski mendapatkan profit tapi untuk branding dari usahanya mendapatkan rating buruk, begitupula dengan customer yang sudah pasti dirugikan karena ditipu oleh produk yang sudah dibeli, oleh karena itu, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika menjadikan usaha itu sendiri tidak worth it dan merugikan bagi perusahaan/penjual maupun konsumen.
praktek sistem bisnis yg tidak sesuai dengan etika ataupun moral hanya akan merugikan banyak pihak termasuk perusahaan dan juga konsumen. selain itu, kegiatan bisnis tersebut menjadi tidak etis. contohnya, ketika penjual mempromosikan atau memasang iklan produk tetapi tidak sesuai dengan aslinya. hal tersebut akan merugikan pihak penjual dan konsumen. pelanggaran etika dan moral ini sering kali dilakukan agar mendapat keuntungan yang besar, padahal nantinya akan merugikan perusahaan mereka sendiri.
Praktek bisnis yang tidak sesuai atau tidak menerapkan etika dan moral membuat sebuah kegiatan bisnis menjadi tidak etis dan merugikan perusahaan itu sendiri dikemudian hari. Praktik bisnis yang tidak beretika sering kali terjadi yang dimana mengabaikan etika dan rasa tanggung jawab.
Praktek sistem bisnis yang tidak sesuai etika dan moral bangsa ada banyak, di antaranya seperti persaingan antar perusahaan yang tidak sehat, pencemaran lingkungan atau bahkan praktek monopoli dalam perdagangan. Hal ini terjadi karena orang-orang tersebut mungkin sudah lupa dengan aturan serta norma karena keserakahan misalnya, selain itu sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa biasanya tidak akan berakhir baik karena cenderung akan membuat citra buruk bahkan menambah musuh yang akan berakhir mempersulit usaha mereka sendiri.
Etika menjadi titik sentral dalam setiap kegiatan bisnis yang berskala global karena bisnis tidak cukup dijalankan berdasarkan transaksi yang diikat oleh kontrak-kontrak formal dan legal saja, tetapi juga perlu dilandasi oleh rasa saling percaya di antara pihak-pihak yang terlibat di dalam proses transaksi tersebut ,etika juga harus melekat/dijiwai oleh manusia, baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial/bermasyarakat dan di tempat kerja. Audrey Kahnaya Siregar (1120210239)
Menurut saya, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa menjadikan sebuah perusahaan dalam persaingan menjadi tidak sehat dan menciptakan citra buruk perusahaan serta mendapatkan keuntungan dari hasil praktik bisnis yang tidak menerapkan etika bisnis dalam perusahaan karena ketidakjujuran karyawan dapat menyebabkan kejatuhan/kegagalan perusahaan dikemudian hari.
Menurut saya adalah pelanggaran etika yang kerap ditemui, misalnya pelanggaran etika terhadap karyawan, khususnya terkait gaji, pesangon, jam kerja, dan sebagainya. Dan bisnis yang tidak akan merusak lingkungan. karena jika perusahaan merusak lingkungan dalam jangka panjang, maka perusahaan dipastikan akan terkena masalah.
Menurut saya walaupun telah banyak yang memahami konsekuensi atas pelanggaran etika bisnis, nampaknya kesadaran akan pentingnya etika bisnis perlu terus digalakkan. Sebab, dalam praktiknya masih sering ditemukan pelanggaran terhadap etika bisnis oleh para pebisnis yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, lingkungan bisnis maupun pemerintah sudah selayaknya mempunyai regulasi yang baik untuk mengatur hal ini
Praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa se simple tidak jujur dalam menjalankan suatu pekerjaan, tidak amanah, atau korupsi, hal ini tentunya akan merugikan banyak orang terkait karyawan maupun perusahaan tersebut. Hal itu dapat terjadi salah satunya karena perusahaan tersebut tidak menerapkan prinsip etika bisnis dengan baik.
menurut saya praktik bisnis yang tidak sesuai dengan etika bisnis dan moral bangsa itu yaitu salah satu perusahaan yang demi meningkatkan usaha, perusahaan tsb menghalalkan segala cara atau melakukan praktik curang, Perilaku bisnis yang tidak berEtika ini secara eksternal akan menjatuhkan kredibilitas perusahaan, yang berakibat lanjut pada kekhawatiran rekanan bisnis terhadap kemungkinan akan terseret dalam kasus hukum atau dirugikan secara ekonomi; dan secara internal, akan terjadi hilangnya rasa hormat (respect) dari karyawan terhadap atasan (eksekutif) dan berakibat lanjut pada turunnya ethos kerja karyawan karena ketidak-hadiran panutan beretika dari pimpinannya
Menurut saya Pelanggaran etika dapat terjadi di mana saja, termasuk di dalam dunia bisnis. Demi mendapatkan keuntungan yang besar, tak jarang banyak perusahaan yang berusaha untuk menghalalkan segala cara.Praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan tak jarang diwarnai praktik-praktik tidak terpuji atau moral hazard.
Pengabaian etika bisnis akan membawa kerugian tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga bagi perekonomi nasional karena merusak citra brand dan berakibat pada PDB negara. Contoh pelanggaran etika bisnis bisa dilihat pada kasus penyelundupan Harley dan Brompton eks Dirut Garuda Indonesia, dia dinyatakan bersalah karena menganjurkan untuk menyembunyikan barang impor secara melawan hukum.
Yang mana hal ini tidak sesuai dengan moral bangsa yang tertuang pada peraturan perundang undangan dan nilai pancasila. Karena untuk membentuk suatu
perusahaan yang kokoh, berdaya saing tinggi dan berorientasi pada product value yg tinggi, diperlukan suatu landasan
yang kokoh baik dari segi perencanaan maupun sistem yg diterapkan.
Menurut saya praktik bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral yaitu yang melanggar hak hak asasi pekerja atau karyawan, dan melanggar Tata /peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal tersebut bisa terjadi karena terkadang perusahaan ingin melakukan atau mengatasi per masalah an dengan cepat dan tepat tanpa memikirkan karyawan ataupun Tata prosedurnya yang ada.
Menurut saya dengan adanya praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa sering terjadi di berbagai perusahaan. dengan perusahaan yg menghalalkan segala cara demi mencapai kepuasan atau keuntungan yg besar. Hal itu terjadi apabila biasanya suatu perusahaan tidak menerapkan etika dalam bisnisnya. Praktik bisnis seperti itu dapat terjadi karena dalam suatu bisnis yang tak beretika, Keputusan bisnis sering diambil dengan mengesampingkan aturan-aturan.
Pendapat saya, hal yang melakukan sistem bisnis tidak sesuai dengan etika dan moral akan melanggar kode etik perusahaan karena dengan seperti menjual barang yang terlarang atau memalsukan produk, itu sesuatu yang tidak memiliki etika dan tidak bermoral, melanggar kode etik akan merugikan perusahaan itu sendiri. Nampaknya kesadaran akan pentingnya etika bisnis perlu terus digalakkan.
pendapat saya,praktek sistem yang tidak sesuai dengan moral dan etika adalah memproduksi barang-barang yang merugikan orang lain, melakukan penimbunan barang produk sehingga menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan suatu barang itu sendiri.
Menurut saya, meski telah banyak yang memahami konsekuensi atas pelanggaran etika bisnis, nampaknya kesadaran akan pentingnya etika bisnis perlu terus digalakkan. Praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan tak jarang diwarnai praktik-praktik tidak terpuji atau moral hazard.
Bintang Tri Voli
ReplyDelete1120210109
Menurut saya praktik bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral yaitu yang melanggar nilai nilai Pancasila. Misalnya praktik bisnis yang melanggar sila pertama yaitu tidak mengijinkan karyawannya untuk beribadah. Sila kedua yaitu tidak memperlakukan karyawannya dengan manusiawi. Sila ketiga yaitu tidak memberikan waktu untuk karyawannya berkumpul. Sila keempat misalnya bila ingin naik pangkat, dilakukan dengan cara yang curang. Maupun sila kelima yaitu tidak memberikan keadilan kepada setiap karyawannya
Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan perushaan tersebut tidka memiliki budaya yang kuat serta melekat kepada karyawannya
cindy permata sari
ReplyDeletePelanggaran etika dan moral yang terjadi di dalam dunia bisnis sering kali dilakukan demi mendapatkan keuntungan yang besar, tak jarang banyak perusahaan yang berusaha untuk menghalalkan segala cara. Padahal, sebenarnya praktik curang ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan perusahaan itu sendiri.
Menurut saya tanpa etika dalam berbisnis, persaingan antar perusahaan dapat menjadi tidak sehat, konsumen menderita, terjadi pencemaran lingkungan atau menimbulkan praktek monopoli perdagangan.
ReplyDeleteSalah satu alasan sebagian orang tidak menerapkan etika bisnis dalam berwirausaha karena mereka belum menempatkan wirausaha sebagai tindakan mengelola kepercayaan konsumen. Wirausaha ditempatkan sebagai usaha untuk memperoleh laba. Akibatnya, etika tidak menjadi prioritas.
Menurut saya praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa membuat kegiatan bisnis menjadi tidak etis, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan perusahaan. Praktek bisnis yang tidak bertanggung jawab biasanya cenderung mengabaikan etika, keadilan, dan tak jarang terdapat praktik-praktik tidak terpuji atau tidak bermoral. Jika perusahaan merusak lingkungan dalam jangka panjang, maka perusahaan dipastikan akan terkena masalah dan dampak yang terjadi di masa depan dan juga dapat tidak di percaya oleh rekan bisnis yang akan bekerjasama.
ReplyDeleteAkmal Fachrul Ichsan
ReplyDelete1120210183
Menurut saya praktek bisnis yg tdk sesuai dgn etika dan moral ketika perusahaan melakukan hal-hal yang tidak layak atau memanfaatkan pangkat untuk kecurangan. Seperti contoh direksi PT Garuda Indonesia yang melakukan penyelundupan harley davidson dan sepeda bromton. Disini mencerminkan bahwa perlakuan direksi PT garuda indonesia tidak baik dalam bertindak selayaknya pemimpin, ini berhubungan jg dengan sila ke empat pada pancasila yg berbunyi kerakyatan yg dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Menurut Saya, praktek bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral merupakan sebuah pelanggaran di dalam bisnis karena akan menyebabkan bisnis tersebut bangkrut dan perusahaan maupun karyawan akan dirugikan, dan konsumen akan menderita serta akan timbul praktek monopoli perdagangan. Hal tersebut terjadi karena ingin memenuhi kepentingan pribadi, tekanan persaingan terhadap laba perusahaan serta adanya pertentangan antara nilai perusahaan dengan perorangan.
ReplyDeleteDalam prakteknya masih sering ditemukan pelanggaran terhadap sistem bisnis oleh para pebisnis yang tidak bertanggung jawab di Indonesia. Praktek bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan tak jarang diwarnai praktek-praktek tidak terpuji. Misalnya, pelanggaran etika terhadap karyawan, khususnya terkait gaji, pesangon, jam kerja, dan sebagainya.
ReplyDeleteSehingga penting adanya kesadaran untuk memahami tentang berbagai pelanggaran etika sampai memunculkan niat untuk tidak melanggar etika. Namun, tentu saja niat tersebut butuh dukungan dari elemen-elemen pendukung. Sudah selayaknua baik dari lingkungan bisnis maupun pemerintah mempunyai regulasi yang baik untuk mengatur hal ini. etika baru bisa efektif ditegakkan apabila sudah didukung dengan perangkat hukum sehingga perlu adanya peraturan perundang-undangan yang concer membahas isu etika bisnis.
- Deya Syafitri Anggreini (1120210272)
Menurut saya, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa membuat kegiatan bisnis menjadi tidak etis, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan perusahaan itu sendiri. Praktek bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan praktik-praktik tidak terpuji.
ReplyDeleteHal tersebut dapat terjadi mungkin karna kurangnya kesadaran akan pentingnya etika dan moral bangsa dalam menjalankan bisnis.
Pelanggaran etika dapat terjadi di mana saja, termasuk di dalam dunia bisnis. Demi mendapatkan keuntungan yang besar, tak jarang banyak perusahaan yang berusaha untuk menghalalkan segala cara. Padahal, sebenarnya praktik curang ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga merugikan perusahaan itu sendiri.Meski telah banyak yang memahami konsekuensi atas pelanggaran etika bisnis, nampaknya kesadaran akan pentingnya etika bisnis perlu terus digalakkan. Sebab, dalam praktiknya masih sering ditemukan pelanggaran terhadap etika bisnis oleh para pebisnis yang tidak bertanggung jawab di Indonesia. Praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan tak jarang diwarnai praktik-praktik tidak terpuji atau moral hazard
ReplyDeletePraktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral merugikan banyak pihak terutama cuatomer, apabila perusahaan tidak menerapkan etika bisnis, perusahaan ingin dapat profit besar dengan cara apapun, misal seorang penjual olshop pasang produk di platform tidak sesuai dengan yang di jual atau memakai katalog produk orang lain, ini jelas merugikan kedua belah pihak dikarenakan pihak penjual meski mendapatkan profit tapi untuk branding dari usahanya mendapatkan rating buruk, begitupula dengan customer yang sudah pasti dirugikan karena ditipu oleh produk yang sudah dibeli, oleh karena itu, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika menjadikan usaha itu sendiri tidak worth it dan merugikan bagi perusahaan/penjual maupun konsumen.
ReplyDelete(1120210223) Denisa Puspa R.
praktek sistem bisnis yg tidak sesuai dengan etika ataupun moral hanya akan merugikan banyak pihak termasuk perusahaan dan juga konsumen. selain itu, kegiatan bisnis tersebut menjadi tidak etis. contohnya, ketika penjual mempromosikan atau memasang iklan produk tetapi tidak sesuai dengan aslinya. hal tersebut akan merugikan pihak penjual dan konsumen. pelanggaran etika dan moral ini sering kali dilakukan agar mendapat keuntungan yang besar, padahal nantinya akan merugikan perusahaan mereka sendiri.
ReplyDeletePraktek bisnis yang tidak sesuai atau tidak menerapkan etika dan moral membuat sebuah kegiatan bisnis menjadi tidak etis dan merugikan perusahaan itu sendiri dikemudian hari. Praktik bisnis yang tidak beretika sering kali terjadi yang dimana mengabaikan etika dan rasa tanggung jawab.
ReplyDeletePraktek sistem bisnis yang tidak sesuai etika dan moral bangsa ada banyak, di antaranya seperti persaingan antar perusahaan yang tidak sehat, pencemaran lingkungan atau bahkan praktek monopoli dalam perdagangan. Hal ini terjadi karena orang-orang tersebut mungkin sudah lupa dengan aturan serta norma karena keserakahan misalnya, selain itu sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa biasanya tidak akan berakhir baik karena cenderung akan membuat citra buruk bahkan menambah musuh yang akan berakhir mempersulit usaha mereka sendiri.
ReplyDeleteEtika menjadi titik sentral dalam setiap kegiatan bisnis yang berskala global karena bisnis tidak cukup dijalankan berdasarkan transaksi yang diikat oleh kontrak-kontrak formal dan legal saja, tetapi juga perlu dilandasi oleh rasa saling percaya di antara pihak-pihak yang terlibat di dalam proses transaksi tersebut ,etika juga harus melekat/dijiwai oleh manusia, baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial/bermasyarakat dan di tempat kerja.
ReplyDeleteAudrey Kahnaya Siregar (1120210239)
Menurut saya, praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa menjadikan sebuah perusahaan dalam persaingan menjadi tidak sehat dan menciptakan citra buruk perusahaan serta mendapatkan keuntungan dari hasil praktik bisnis yang tidak menerapkan etika bisnis dalam perusahaan karena ketidakjujuran karyawan dapat menyebabkan kejatuhan/kegagalan perusahaan dikemudian hari.
ReplyDeleteSavira Indah P
ReplyDelete1120210259
Menurut saya adalah pelanggaran etika yang kerap ditemui, misalnya pelanggaran etika terhadap karyawan, khususnya terkait gaji, pesangon, jam kerja, dan sebagainya. Dan bisnis yang tidak akan merusak lingkungan. karena jika perusahaan merusak lingkungan dalam jangka panjang, maka perusahaan dipastikan akan terkena masalah.
Destania dwi aryanti
ReplyDelete1120210257
Menurut saya walaupun telah banyak yang memahami konsekuensi atas pelanggaran etika bisnis, nampaknya kesadaran akan pentingnya etika bisnis perlu terus digalakkan. Sebab, dalam praktiknya masih sering ditemukan pelanggaran terhadap etika bisnis oleh para pebisnis yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, lingkungan bisnis maupun pemerintah sudah selayaknya mempunyai regulasi yang baik untuk mengatur hal ini
Praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa se simple tidak jujur dalam menjalankan suatu pekerjaan, tidak amanah, atau korupsi, hal ini tentunya akan merugikan banyak orang terkait karyawan maupun perusahaan tersebut. Hal itu dapat terjadi salah satunya karena perusahaan tersebut tidak menerapkan prinsip etika bisnis dengan baik.
ReplyDeletemenurut saya praktik bisnis yang tidak sesuai dengan etika bisnis dan moral bangsa itu yaitu salah satu perusahaan yang demi meningkatkan usaha, perusahaan tsb menghalalkan segala cara atau melakukan praktik curang, Perilaku bisnis yang tidak berEtika ini secara eksternal akan menjatuhkan kredibilitas perusahaan, yang berakibat lanjut pada kekhawatiran rekanan bisnis terhadap kemungkinan akan terseret dalam kasus hukum atau dirugikan secara ekonomi; dan secara internal, akan terjadi hilangnya rasa hormat (respect) dari karyawan terhadap atasan (eksekutif) dan berakibat lanjut pada turunnya ethos kerja karyawan karena ketidak-hadiran panutan beretika dari pimpinannya
ReplyDeleteMenurut saya Pelanggaran etika dapat terjadi di mana saja, termasuk di dalam dunia bisnis. Demi mendapatkan keuntungan yang besar, tak jarang banyak perusahaan yang berusaha untuk menghalalkan segala cara.Praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan tak jarang diwarnai praktik-praktik tidak terpuji atau moral hazard.
ReplyDeletePengabaian etika bisnis akan membawa kerugian tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga bagi perekonomi nasional karena merusak citra brand dan berakibat pada PDB negara. Contoh pelanggaran etika bisnis bisa dilihat pada kasus penyelundupan Harley dan Brompton eks Dirut Garuda Indonesia, dia dinyatakan bersalah karena menganjurkan untuk menyembunyikan barang impor secara melawan hukum.
ReplyDeleteYang mana hal ini tidak sesuai dengan moral bangsa yang tertuang pada peraturan perundang undangan dan nilai pancasila. Karena untuk membentuk suatu
perusahaan yang kokoh, berdaya saing tinggi dan berorientasi pada product value yg tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh baik dari segi perencanaan maupun sistem yg diterapkan.
Marsa Serina 1120210177
ReplyDeleteMenurut saya praktik bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral yaitu yang melanggar hak hak asasi pekerja atau karyawan, dan melanggar Tata /peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Hal tersebut bisa terjadi karena terkadang perusahaan ingin melakukan atau mengatasi per masalah an dengan cepat dan tepat tanpa memikirkan karyawan ataupun Tata prosedurnya yang ada.
ReplyDeleteMenurut saya dengan adanya praktek sistem bisnis yang tidak sesuai dengan etika dan moral bangsa sering terjadi di berbagai perusahaan. dengan perusahaan yg menghalalkan segala cara demi mencapai kepuasan atau keuntungan yg besar. Hal itu terjadi apabila biasanya suatu perusahaan tidak menerapkan etika dalam bisnisnya. Praktik bisnis seperti itu dapat terjadi karena dalam suatu bisnis yang tak beretika, Keputusan bisnis sering diambil dengan mengesampingkan aturan-aturan.
Tazkia Melania 1120210110
ReplyDeletePendapat saya, hal yang melakukan sistem bisnis tidak sesuai dengan etika dan moral akan melanggar kode etik perusahaan karena dengan seperti menjual barang yang terlarang atau memalsukan produk, itu sesuatu yang tidak memiliki etika dan tidak bermoral, melanggar kode etik akan merugikan perusahaan itu sendiri. Nampaknya kesadaran akan pentingnya etika bisnis perlu terus digalakkan.
pendapat saya,praktek sistem yang tidak sesuai dengan moral dan etika adalah memproduksi barang-barang yang merugikan orang lain, melakukan penimbunan barang produk sehingga menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan suatu barang itu sendiri.
ReplyDeleteMenurut saya, meski telah banyak yang memahami konsekuensi atas pelanggaran etika bisnis, nampaknya kesadaran akan pentingnya etika bisnis perlu terus digalakkan. Praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab ini masih cenderung mengabaikan etika, rasa keadilan, dan tak jarang diwarnai praktik-praktik tidak terpuji atau moral hazard.
ReplyDelete